Arsip Kategori: Asia

Fakta Menarik Kebudayaan Suku Batak

Suku Batak identik dengan cara bicara mereka yang sering disalah artikan karena terdengar blak – blakan dan suaranya yang besar. Bahkan banyak karakter yang memperlihatkan kalau orang suku Batak galak – galak. Tetapi bagi mereka yang memang mengenal orang Batak atau bahkan merupakan suku Batak, itu merupakan hal yang tidak benar. Karena itu sudah menjadi sebuah kebiasaan bagi suku batak.Selain cara bicaranya yang identik, banyak keunikan lain yang dimiliki oleh suku Batak. Berikut ini adalah beberapa keunikan budaya yang ada di suku Batak.

Budaya Suku Batak

Sama seperti beberapa suku lain, Suku Batak juga memiliki beberapa sub-suku. Yaitu terdapat Batak Toba, Batak Karo, dan juga Batak Simalungun.

Aturan menikah di budaya Suku Batak juga tergolong unik, yang di mana ada istilah Pariban adalah Rokkap. Pariban adalah sepupu, sedangkan Rokkap merupakan Jodoh. Sepupu yang dimaksudkan bukan merupakan sembarang sepupu, tetapi seperti Perempuan, dapat menikah dnegan anak laki – laki dari adik perempuan Ayah. Lalu untuk laki – laki dapat menikah dengan anak perempuan dari adik laki – laki ibu.

Selain itu masih berhubungan dengan pernikahan, ada Tuhor. Tuhor sendiri merupakan uang yang digunakan untuk membeli perempuan yang akan dilamar oleh laku – laki. Uang ini akan digunakan untuk membeli kebaya pengantin dan kebutuhan pernikahan lain.

Biasanya Tuhor  ini disesuaikan dengan tingkat pendidikan dari sang calon wanita, semakin tinggi pendidikan atau posisi pekerjaannya, maka akan semakin tinggi Tuhor-nya. Bagi orang Batak yang masih menjunjung tinggi adat, ini masih berlaku. Sedangkan bagi mereka yang sudah moderat, biasanya Tuhor bukan lagi menjadi masalah.

Mereka juga dilarang untuk menikah dengan yang satu marga atau tidak dalam satu marga, tapi masih dalam satu silsilah. Dalam adat Batak, beberapa marga masih dianggap berada dalam satu silsilah, jadi dianggap saudara. Sebabnya, dalam perkenalan mereka selalu menanyakan marga, sehingga mencegah cinta terhadang marga.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          

Orang Batak juga sedang martarombo, atau bertutur dan mencari hubungan saudara satu dengan lainna. Jadi ketika bertemu dengan orang, mereka akan menanyakan orang tersebut marga apa, lalu akan berusaha untuk mencari hubungan pertalian dengan marga sendiri.

Jika di Jawa ada kain batik, maka di Batak ada Mangulosi. Manguloasi sendiri merupakan kain tradisional yang ada di Batak. Terdapat bermacam – macam jenus uos, tergantung dengan pemakaiannya. Bahkan tidak jarang kain ini menunjukkan strata seseorang di lingkungan sosial.

Sekarang ayo kita bahas rumah adat Batak. Rumah Batak memiliki konsep yang unik dan memiliki makna tersirat pada bangunannya. Bangunannya berupa rumah panggung dengan pintu masuk yang rendah, artinya adalah tamu seharusnya menghormati sang tuang rumah dan ikuti aturan dari rumah tersebut.

Terakhir adalah hubungan antara cicak dengan orang Batak. Cicak dapat ditemukan di mana – mana, baik itu di rumah kecil, sedang, besar, perkampungan, dan juga perkotaan. Nah, ini diartikan orang Batak harus bisa beradaptasi dimanapun mereka berada. Selain itu mereka juga harus bisa bertahan hidup, tidak peduli sekeras atau seberat apapun permasalahan yang akan dihadapi oleh mereka ke depannya.

Itulah informasi yang bisa kami berikan mengenai budaya suku Batak yang mungkin baru kamu ketahui. Masih banyak budaya dan keunikan lain dari budaya Suku Batak, jadi kamu bisa cari tahu lainnya dari website kami, ya!

Semoga informasi ini dapat membantu kamu yang membutuhkannya, ya!

Budaya Arab Saudi

Setiap muslim di seluruh dunia pastinya ingin menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Banyak yang menabung agar bisa berangkat umroh ke Mekah, apakah kamu termasuk salah satu diantaranya?

Sebelum berangkat ke Tanah Suci, sebaiknya persiapkan diri dengan optimal. Salah satunya adalah dengan mengenal budaya yang ada di sana. Ini merupakan hal yang penting karena bisa mengatasi kamu mengalami culture shock ketika berada di sana.

Berikut ini adalah beberapa budaya yang ada di Arab Saudi.

Budaya Masyarakat Arab Saudi

1.orang Arab Gemar Berbasa – basi

Pertama, orang Arab gemar melakukan basa – basi, mereka tidak terlalu suka berbicara to the point. Berbeda dengan budaya Barat yang lebih cenderung ekspresif dan mengatakannya secara langsung. Untuk bisa menyampaikan maksud aslinya, orang Arab akan mengatakan berbagai hal berbasa – basi, seperti menanyakan kabar saudara dengan berulang – ulang.

2.Ekspresi Dengan Bahasa Tubuh

Orang Arab terbiasa berbicara menguncupkan jari – jari di tangannya dengan ujung menghadap atas sebagai kata pengganti Tolong Pak, Tunggu Sebenta, atau Sabar Sedikit.  Selain itu mereka juga akan saling merangkul dan mencium pipi saat berjumpa dengan sahabat. Ini merupakan perilaku yang dianggap tidak lazim di negara lain, termasuk di Indonesia.

Mereka tidak sungkan untuk menunjukkan kedekatan mereka, jadi jangan kaget saat melihat seorang pria Arab yang memeluk tubuh pria lain erat – erat. Ini bukan menandakan mereka Gay, hanya saja mereka memiliki rasa hormat yang tinggi.

3.Keras Bukan Marah

Jika di Arab Saudi melihat orang – orang yang berbicara dengan intonasi yang keras, itu tidak selalu menandakan ia sedang marah. Itu adalah cara mereka untuk mengekresikan kekuatan dan ketulusan, terutama pada orang yang disukai.

Terkadang petugas Arab Saudi saat memeriksa paspor atau surat lain memang tampak sedang marah, sebenarnya tidak. Selain itu jika bertemu dengan orang Arab, jangan banyak tersenyum pada mereka. Jika di Indonesia senyum menandakan keramahan, di sana mereka bisa menganggap kita tengah menggoda mereka.

4.Antara Budaya Arab dan Islam

Arab Saudi memang merupakan negeri kelahiran Islam, tapi itu tidak menandakan kalau 100% penduduknya berperilaku Islami. Budaya yang ada di Arab dengan segala pernak perniknya, termasuk dengan cara dan etika saat berkomunikasi tidaklah selalu santun seperti yang Al-Qur’an ajarkan.

Bahkan kono katanya ada 2 jenis orang Arab, yaitu yang tipe Abu bakar dan tipe Abu Jahal. Mereka yang mendapatkan pendidikan Islam dan meresapinya akan berperilaku baik seperti Abu Bakar. Sedangkan yang berperilaku buruk dianggap seperti Abu Jahal.

5.Berkendara di Sebelah Kanan

Jika di Indonesia kita terbiasa berkendara di sebelah kiri, untuk di Arab Saudi mereka adalah sebaliknya. Baik untuk menurunkan penumpang, menaikkan penumpang, semua berada pada sebelah sisi kanan jalan.

Untuk para wanita jangan berpergian sendirian, diwajibkan untuk pergi bersama mahram/ suami, termasuk ketika sedang naik taksi. Saat menaiki taksi, suami masuk terlebih dahulu setelah itu istri. Sebaliknya, saat turun istri turun terlebih dahulu, baru suami. Ini untuk mencegah Istri dibawa kabur supir taksi.

Itu tadi adalah beberapa kebudayaan yang ada di Arab Saudi. Berbeda, ya, dengan apa yang ada di negara kita ini. Oleh karena itu kita jangan sampai berpikir negatif dengan apa yang mereka lakukan, karena itu merupakan perbedaan budaya yang harus kita pahami. Semoga informasi ini bermanfaat!

Saree, Pakaian Tradisional India

Pernahkah Anda menyaksikan film – film Bollywood? Apakah Anda memperhatikan pakaian – pakaian yang dikenakan oleh tokoh – tokoh di film tersebut?

Beberapa diantara tokoh – tokoh yang ada di film – film India rata – rata mengenakan pakaian bernama saree, pakaian yang dianggap sebagai salah satu garmen tertua di dunia yang masih ada hingga saat ini.

Ini dibuktikan dengan adanya salah satu literatur tertua yang manusia susun, Veda, menyebutkan Saree dan menunjukkan penggunaannya pada kala itu. Meski demikian popularitasnya hingga kini masih sangat terjaga.

Saree sendiri merupakan sepotong kain tanpa ikatan atau jahitan, karena orang Hindu kuno mempercayai kalau kain yang dijahit membuat kain itu menjadi tidak murni. Jadi kain – kain ini akan membungkus tubuh pada bagian bawah, lalu dengan proses lipatan akan mengubahnya menjadi pakaian yang indah. Saree yang ada pada masa kini sudah berevolusi menjadi lebih tampak modern.

Selain di India, beberapa negara lain seperti Bangladesh, Nepal, dan Sri Langka juga masih terdapat Saree. Salah satu model Saree yang paling populer adalah yang dililitkan pada bagian pinggang dan diikatkan pada bawah pusar. Ujungnya disangkutkan pada punggung bagian belakang.

Bagian dalam sari biasa ditambahkan dengan perricoat atau pavada. Dengan blus choli atau ravika yang lengannya pendek dengan garis leher rendah. Corak juga warna kain sari biasa berwarna cerah dan mencolok, inilah ciri khas dari pakaian India satu ini.

Asal mula dari penciptaan saree ini dipercayai dari seorang penenun yang bertemu dengan peri cantik dalam mimpinya, ia diilhami untuk membuat sebuah kain yang menjuntai.

Dari waktu ke waktu, selama beberapa ratus tahun, kain sari diciptakan dari beragam bahan yang rumit juga sederhana. Kini secara garis besar memiliki 2 ujung dengan kegunaan yang berbeda. Ada yang sebagai jangkar dibuat polos, dan ada yang dinamai palu dibuat bergantung pada bagian luar. Ditambahkan juga hiasan dekoratif di kedua garis yang membujur.

Meski kini sudah terdapat mesin tenun, khusus saree yang digunakan untuk acara – acara formal, mereka membuatnya tetap dengan menggunakan tangan. Mulai dari pola sampai motif mereka benar – benar buat dengan menggabungkan benang – benang dari warna – warna. Ada pun tambahan dekorasi seperti sulaman atau manik – manik.

Model dan corak khas ini memperlihatkan kesan mewah juga elegan pada tampilan saree. Jadi jangan heran kalau hingga sekarang masih banyak orang yang menggunakan saree sebagai gaya busana pilihan mereka, tidak terkecuali para penyuka fashion yang ada di Indonesia.

Terdapat beberapa jenis Saree yang ada di India, berikut ini adalah beberapa jenis saree yang wajib untuk diketahui.

Jenis – jenis Saree

1.Kain Saree Casual

Pertama ada kain saree casual yang merupakan jenis untuk pemakaian sehari – hari. Biasanya jenis ini memiliki kain yang tipis dan ringan, sehingga penggunanya nyaman untuk melakukan aktivitas sehari – hari.

2. Kain Saree Pernikahan

Sesuai dengan namanya, untuk jenis pernikahan ini biasa digunakan pada acara pernikahan. Rata – rata bobot kain sari pernikahan lebih berat karena ada banyak corak dan sulaman unik dan juga aksesori tambahan lain.

3.Kain Saree Renda

Untuk kain saree renda, biasa digunakan oleh wanita untuk datang ke acara formal. Seperti misalnya acara pernikahan, makan malam bersama keluarga, dan acara formal lainnya.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai kain saree, pakaian khas India. Semoga informasi mengenai budaya dunia ini dapat bermanfaat untuk Anda.

Pemakaman Unik yang Ada di Indonesia

Kematian merupakan sebuah momen yang sangat besar, tidak sama seperti pernikahan atau kelahiran, tapi momen ini juga biasa di berikan acara besar meski merupakan acara duka cita. Biasanya pelaksanaan acara semacam ini memiliki tujuan untuk menghormati orang yang sudah tiada, jadi mereka memperlakukannya dengan baik.

Dari masing – masing suku bangsa di Indonesia memiliki tradisi pemakaman yang unik, bahkan dapat dikatakan upacara sejenis ini tidak bisa dengan mudah ditemukan di mana pun. Terkadang acara – acara semacam ini. Terkadang ini menjadi daya tarik tersendiri untuk para wisatawan.

Berikut ini adalah beberapa pemakaman unik yang hanya ada di Indonesia.

Pemakaman Unik Hanya di Indonesia

1.Ngaben – Bali

Ngaben adalah salah satu upacara yang unik pertama yang akan kita bahas. Dalam acara satu ini, jenazah akan dibakar bersama dengan benda – benda unik, seperti misalnya patung, bunga, dan lain – lainnya. Acara ini memiliki artian sebagai tanda keikhlasan dari keluarga untuk bisa melepas kepergian dari orang yang meninggal.

Selain itu, Ngaben juga menjadi acara yang menyimbolkan pelepasan roh dari keduniawian dan mengembalikan unsur Panca Maha Butha ke alam semesta. Setiap tahunnya acara Ngaben selalu menarik perhatian para wisatawan, khususnya turis dari luar negeri.

2.Rambu Solo’ – Toraja

Toraja memang dikenal sebagai suku yang hingga kini masih memegang erat budaya yang mereka miliki, salah satunya adalah Rambu Solo’. Rambu Solo’ merupakan upacara pemakaman di Toraja yang mereka lakukan secara besar – besaran. Biasanya bagi mereka yang kurang mampu, memerlukan persiapan bertahun – tahun untuk bisa melakukan acara ini.

Bagi mereka yang berasal dari bangsawan, persiapan akan berlangsung selama beberapa bulan saja. Ketika melangsungkan upacara ini, keluarga akan menyembelih banyak kerbau. Kerbau didapatkan dengan harga yang mahal, jadi mereka yang melakukan upacara ini memerlukan dana hingga miliaran rupiah.

3.Pembakaran Jenazah & Potong Jari – Suku Dani

Suku Dani merupakan suku yang menghuni lembah Baliem, mereka memiliki banyak tradisi unik, salah satunya adalah upacara kematian. Saat ada kematian seorang anggota keluarga, beberapa diantara keluarga yang masih hidup akan memotong ruas jari mereka. Tradisi satu ini memang cukup ngeri untuk dilakukan, namun ini sebagai tanda ungkapan rasa sakit dan sedih.

Setelah melakukan pemotongan jari, mereka akan mandi di lumpur dan mengelilingi jenazah yang dibakar dalam keadaan menangis.

4.Tiwah – Suku Dayak

Tiwah merupakan salah satu upacara pemakaman yang  unik di Kalimantan Tengah. Upacara yang dilakukan oleh suku Dayak ini dilakukan dengan menguburkan jenazah beberapa tahun hingga menjadi tulang. Kegiatan unik dilakukan untuk menyempurnakan jenazah di upacara terakhir jadi keterikatan orang yang sudah meninggal tersebut dengan dunia bisa segera dilepaskan.

Untuk melakukan upacara ini, Suku Dayak membutuhkan waktu berhari – hari dengan dana yang tentunya tidaklah sedikit.

5.Mumifikasi – Suku Asmat

Pemakaman unik terakhir yang akan kami bahas adalah Mumifikasi yang dilakukan oleh Suku Asmat. Suku Asmat merupakan suku yang berada di Papua yang melakukan mumifikasi bagi mereka yang memiliki kedudukan tinggi, seperti kepala suku atau panglima perang.

Para petinggi yang sudah meninggal ini akan dibuat menjadi mumi, jenazah mereka akan diolesi dengan zat tertentu, setelah itu akan diletakkan di atas perapian. Jenazah akan terkena asap secara perlahan dan setelah beberapa tahun mayat akan di posisikan duduk ini memiliki warna yang hitam. Mumi ini akan disimpan di rumah pria untuk nantinya dikeluarkan saat ada tamu datang.

Nah, itulah beberapa upacara unik yang ada di Indonesia. Semoga informasi ini bisa memberikan kamu info bermanfaat mengenai budaya, terima kasih!

Upacara Pernikahan Betawi

Betawi merupakan suku yang memiliki beragam budaya yang hingga kini masih mereka pegang teguh. Salah satu budaya yang hingga kini masih bisa kita temukan adalah budaya pernikahan Betawi. Mereka masih memiliki ragam tata cara pernikaha yang dilakukan dengan penuh keunikan.

Berikut ini adalah tata cara dari adat pernikahan yang masih kerap kali dilakukan oleh masyarakat Betawi.

Tata Cara Pernikahan

1.Ngelamar

Ngelamar merupakan pernyataan atau permintaan resmi yang dari pihak pemuda kenpada calon mempelai wanita. Biasanya melamar dilakukan oleh beberapa orang utusan dan disertai dengan membawa beragam barang wajib. Barang – barang tersebut ada :

  • Sirih Embun

Berisi daun sirih yang dilipat bulat dan diikat dengan potongan kertas minyak. Sirih ini telah diisi dengan rempah – rempah, bunga 7 rupa, dan tembakau yang dihias dengan berbagai bentuk.

  • Pisang Raja 2 Sisir

Dibawa di atas nampan yang dihias menggunakan kertas warna – warni. Pada tiap ujungnya telah ditutup dengan menggunakan cungkup kertas minyak yang berwarna hijau, kuning, atau merah. Pisang ini wajib ada karena dianggap merupakan buah yang nilainya tinggi.

  • Uang Sembah Lamaran

Ditambangkan dengan hadian lain seperti baju, atau bahan pakaian untuk wanita.

Setelah selesai acara lamaran, akan dilanjutkan dengan pembicaraan seputar pernikahan. Acara ini sangatlah menentukan karena akan menentukan aspek lain kedepannya.

2.Bawa Tande Putus

Acara satu ini dapat disamakan dengan pertunangan. Tande putus dapat berupa apa saja, namun biasanya orang Betawi memberikan tande putus pada sang mempelai wanita berupa belah rotan dan juga uang pesain sekedarnya.

Arti dari Tande Putus ini yaitu calon wanita sudah terikat dan tidak dapat lagi diganggu oleh pihak lainnya, begitu pula dengan si pemuda. Setelah itu mereka akan menentukan hari dan tanggal pernikahan.

3.Piare Calon Penganten

Ketika pengantin dalam masa Piare Calon Penganten, wanita dipelihara oleh tukang piare selama 1 bulan. Ini dimaksudkan untuk calom mempelai wanita mengentrol kegiatan, kesehatan, dan juga memelihara kecantikan sebelum menghadapi hari pernikahan.

Selain itu ada juga yang melakukan program diet untuk menjaga berat tubuh ideal dari mempelai wanita. Kini sulit sekali untuk memelihara calon mempelai wanita selama 1 bulan, biasanya kegiatan ini sekarang hanya dilakukan sekitar 1 – 2 hari.

4.Siraman dan Ditangas

Acara ini adalah kegiatan dimana memandikan calon mempelai wanita. Dilakukan sehari sebelum akad dilangsungkan dan diawali dengan pengajian. Perlengkapan yang harus disediakan seperti kembang setaman, ramuan tambahan, paso dari tanah, kursi rotan, dan tikar pandang sebagai penutup ketika acara tanggas.

Setelah acara ini, calon pengantin wanita menjalani upacara tanggas ata kum untuk bisa membersihkan bekas – bekas lulur yang masih ada pada pori – pori kulit. Dimaksudkan untuk menghaluskan dan mengharumkan kulit tubuh serta mengurangi keringat ketika di hari pernikahan.

Setelahnya akan ada acara ngerik dan potong centung, yang bertujuan untuk membersihkan bulu – bulu kalong pada pengantin wanita, sampai malam pacar yang acaranya dihadiri para kerabat dan teman – teman calon pengantin.

5.Ngerudat

Prosesi iring – iringan rombongan calon mempelai wanita untuk menuju ke tempat calon mempelai wanita. Akan banyak perlengkapan yang calon mempelai bawa, yaitu sirih nanas lamaran dan hiasan, mahar/ mas kawin, miniatu masjid, sepasang roti buaya, kekudang, pesalin, kue khas betawi, dan sampai buah – buahan. Pada acara ini nanti akan diakhiri dengan akad nikah.

6.Acara Kebesaran

Pada acara ini akan melibatkan kerabat dari kedua belah pihak. Mempelai wanita akan memasuki ruangan dengan didahului 2 gadis kecil dan diiringi dengan lagu sirih kuning dan melakukan rangkaian ritual acara ngerudat, seperti buka palang pintu dan di Puade.

Itulah rangkaian acara adat pernikahan Betawi, semoga bermanfaat.