Saree, Pakaian Tradisional India

Pernahkah Anda menyaksikan film – film Bollywood? Apakah Anda memperhatikan pakaian – pakaian yang dikenakan oleh tokoh – tokoh di film tersebut?

Beberapa diantara tokoh – tokoh yang ada di film – film India rata – rata mengenakan pakaian bernama saree, pakaian yang dianggap sebagai salah satu garmen tertua di dunia yang masih ada hingga saat ini.

Ini dibuktikan dengan adanya salah satu literatur tertua yang manusia susun, Veda, menyebutkan Saree dan menunjukkan penggunaannya pada kala itu. Meski demikian popularitasnya hingga kini masih sangat terjaga.

Saree sendiri merupakan sepotong kain tanpa ikatan atau jahitan, karena orang Hindu kuno mempercayai kalau kain yang dijahit membuat kain itu menjadi tidak murni. Jadi kain – kain ini akan membungkus tubuh pada bagian bawah, lalu dengan proses lipatan akan mengubahnya menjadi pakaian yang indah. Saree yang ada pada masa kini sudah berevolusi menjadi lebih tampak modern.

Selain di India, beberapa negara lain seperti Bangladesh, Nepal, dan Sri Langka juga masih terdapat Saree. Salah satu model Saree yang paling populer adalah yang dililitkan pada bagian pinggang dan diikatkan pada bawah pusar. Ujungnya disangkutkan pada punggung bagian belakang.

Bagian dalam sari biasa ditambahkan dengan perricoat atau pavada. Dengan blus choli atau ravika yang lengannya pendek dengan garis leher rendah. Corak juga warna kain sari biasa berwarna cerah dan mencolok, inilah ciri khas dari pakaian India satu ini.

Asal mula dari penciptaan saree ini dipercayai dari seorang penenun yang bertemu dengan peri cantik dalam mimpinya, ia diilhami untuk membuat sebuah kain yang menjuntai.

Dari waktu ke waktu, selama beberapa ratus tahun, kain sari diciptakan dari beragam bahan yang rumit juga sederhana. Kini secara garis besar memiliki 2 ujung dengan kegunaan yang berbeda. Ada yang sebagai jangkar dibuat polos, dan ada yang dinamai palu dibuat bergantung pada bagian luar. Ditambahkan juga hiasan dekoratif di kedua garis yang membujur.

Meski kini sudah terdapat mesin tenun, khusus saree yang digunakan untuk acara – acara formal, mereka membuatnya tetap dengan menggunakan tangan. Mulai dari pola sampai motif mereka benar – benar buat dengan menggabungkan benang – benang dari warna – warna. Ada pun tambahan dekorasi seperti sulaman atau manik – manik.

Model dan corak khas ini memperlihatkan kesan mewah juga elegan pada tampilan saree. Jadi jangan heran kalau hingga sekarang masih banyak orang yang menggunakan saree sebagai gaya busana pilihan mereka, tidak terkecuali para penyuka fashion yang ada di Indonesia.

Terdapat beberapa jenis Saree yang ada di India, berikut ini adalah beberapa jenis saree yang wajib untuk diketahui.

Jenis – jenis Saree

1.Kain Saree Casual

Pertama ada kain saree casual yang merupakan jenis untuk pemakaian sehari – hari. Biasanya jenis ini memiliki kain yang tipis dan ringan, sehingga penggunanya nyaman untuk melakukan aktivitas sehari – hari.

2. Kain Saree Pernikahan

Sesuai dengan namanya, untuk jenis pernikahan ini biasa digunakan pada acara pernikahan. Rata – rata bobot kain sari pernikahan lebih berat karena ada banyak corak dan sulaman unik dan juga aksesori tambahan lain.

3.Kain Saree Renda

Untuk kain saree renda, biasa digunakan oleh wanita untuk datang ke acara formal. Seperti misalnya acara pernikahan, makan malam bersama keluarga, dan acara formal lainnya.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai kain saree, pakaian khas India. Semoga informasi mengenai budaya dunia ini dapat bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *