Negara Kamboja merupakan salah satu negara yang memiliki banyak bahan menarik untuk dibahas. Mereka memiliki kultur budaya yang menarik dan beda dengan yang lain.

Nah, untuk kalian yang berencana untuk pergi ke Kamboja dalam waktu dekat, alangkah baiknya jika kalian mengetahui terlebih dahulu apa saja budaya yang mereka terapkan disana.

Dibawah ini kami berikan kebudayaan khas negara Kamboja yang berbeda dari negara lainnya.

Kebudayaan Kamboja Dengan Berbagai Kulturnya

Negara yang sejak dulu menjadikan agama sebagai sumber inspirasi utamanya ini memiliki kultur yang dibawa oleh orang India ke Asia Tenggara.

Selama hampir 2 milenium, Kamboja mengembangkan kepercayaan Khmer yang merupakan kepercayaan gabungan dari Animisme, agama Buddha, serta agama Hindu.

Selain itu, mereka juga masih memiliki budaya lain yang sangat diterapkan di negaranya. Ada apa saja? Yuk simak dibawah ini.

1.Agama

Penduduk di Kamboja memiliki mayoritas penduduk beragama Buddha dengan 90% populasi yang menganut kepercayaan Buddha Theravada.

Terdapat 1% populasi yang memeluk agama Kristen sedangkan sisanya beragama Islam, atheis, atau penganut kepercayaan animisme.

Agama Buddha sendiri sebenarnya telah ada di Kamboja sejak abad ke-5 masehi. Sedangkan Buddha Theravada sudah ada di Kamboja sejak abad ke-13  masehi.

Selain itu, agama Islam merupakan mayoritas yang dianut oleh Kaum Cham (Khmer Islam) dan mayoritas kaum Melayudi Kamboja.

Kristen dibawa ke Kamboja oleh Misionaris Katholik Roma pada tahun 1660. Dan terdapat sekitar 20.000 orang yang menganut kaum Kristiani.

Sisanya, sekitar 100.000 orang yang menganut aluran kepercayaan daerah seperti Khmer Loeu yang menganut animisme.

2.Kelahiran di Kamboja

Kelahiran bayi merupakan sesuatu yang sangat membahagiakan. Berdasarkan kepercayaan tradisional, ibu dan bayi yang baru lahir akan dikurung karena mereka sangat rentan terhadap dunia mistik.

Seorang ibu yang meninggal saat melahirkan bayinya dipercaya akan menjadi roh jahat. Dalah tradisi Khmer, wanita hamil juga dianggap tabu dalam memakan beberapa makanan dan harus menghindari beberapa situasi.

3.Kematian di Kamboja

Kematian juga bukanlah merupakan sebuah kesedihan namun dilihat sebagai akhir dari sebuah hidup dan awal dari kehidupan selanjutnya yang diharapkan akan lebih baik dari sebelumnya.

Kaum Khmer Buddha biasanya akan mengkremasi dan debunya akan disimpan di dalam sebuah stupa candi.

4.Perkawinan di Kamboja

Pernikahan  tradisional merupakan perayaan. yang panjang dan berwarna. Dulunya, perayaan berlangsung selama 3 hari, namun sejak 1980-an, perayaan hanya berlangsung selama 1 hari atau setengah hari saja.

Pendeta Buddha akan melakukan uoacara singkat dengan mengucapkan beberapa doa dan dilanjutkan dengan ritual memotong rambut, mengikatkan kapas, dan melewati lilin.

Setelahh pernikahan dilakukan, pasangan yang baru menikah akan tinggal di rumah sang istri dan tinggal bersama mereka selama setahun sampai mereka dapat membangun rumah baru.

5.Perceraian di Kamboja

Perceraian merupakan hal yang legal dan mudah dilakukan di Kamboja. Orang yang bercerai akan dilihat dengan beberapa ketidaksenangan.

Masing-masing pasangan akan mempertahankan asset yang mereka miliki dan mereka beli saat pernikahan. Serta kepemilikannya akan dibagi menjadi 2.

Hak asuh anak biasanya akan diberikan kepada ibunya dan kedua keluarga tetap memberikan sejumlah uang untuk melanjutkan pendidikan si anak. Pria yang telah bercerai memiliki masa menunggu sampai ia  dapat menikah lagi.

Itulah 5 kebudayaan khas Kamboja yang harus kalian tahu. Kebudayaan ini memang hanya ada di Kamboja dan hal itulah yang membuatnya semakin menarik dan unik. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Comment on Keunikkan Kebudayaan Kamboja Yang Harus Kalian Tahu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *