Kesenian Asal Colorado Yang Mendunia Memeriahkan Acara Di Bali

Grup Tunas Mekar asal Colorado, Amerika Serikat memeriahkan pergelaran seni tradisi Bali untuk kedua kalinya dalam arena Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41. Dahulu pertama kali diawali dari tahun 1988, dengan nama Denver Gamelan dan kini namanya telah berubah menjadi Gamelan Tunas Mekar dan panggung di PKB yang pertama tahun 1996,” kata Guru Gamelan dari Grup Tunas Mekar, I Made Lasmawan, di Denpasar, pada Jumat.

Grup Tunas Mekar asal Colorado ini pertama kali disusun tahun 1988, dengan generasi pertama yang telah digantikan. Dikala ini, telah tumbuh generasi kedua tari kematian meksiko teropuler dengan jumlah penabuh Gamelan sekitar 26 orang warga Amerika Serikat. Kecuali 26 orang penabuh, mereka dibantu tiga pemain suling dan satu orang pemain rebab dari Bali, padahal untuk penari adalah empat orang berasal dari Bali, tiga penari Bali yang lama di Amerika.

Kerja Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun 2021 ini konsisten digelar, sesudah tahun 2020 kemarin dihapuskan. Tapi, proses PKB kali ini menerapkan konsep yang berbeda ialah virtual dikarenakan masih dalam masa pandemi Covid-19.

Pengenalan Kesenian Asal Colorado Kepada Masyarakat Indonesia

Munculnya Gamelan Group Springs yang mekar dari Denver, Colorado, Amerika Serikat, benar-benar mengesankan di Bali Arts Festion, pada 21 Juni. Kelompok Gamelan Bali yang terdiri dari Kaukasia, dapat menunjukkan atraksi seperti Bali Everging, dan mengundang tepuk tangan dari penonton yang kebanyakan nya adalah para permain judi sbobet mobile online Indonesia. Jangan kaget menembak bahwa berbunga adalah kelompok gamelan dengan pengalaman. Kelompok ini awalnya didirikan pada tahun 1988 berdasarkan arah Wayne Vitale. Direktur Komunitas Gamelan Sekar Jaya di El Cerrito, California.

Dua tahun kemudian, pada tahun 1990, kelompok ini berdiri sendirian di Denver, Colorado. Pemisahan terjadi setelah dilatih oleh I Ketut Madri, musisi pengaser, Bali. Grup yang tidak disebutkan namanya bernama Mekar Tunas, yang berarti “seumur hidup seumur hidup”.

Di PKB kali ini, kelompok seni ini menampilkan dua jenis gamelan Bali, gamelan angklung pertama dan dua Gambelan Gong kebyar. “Di gamelan angklung kami menyajikan tradisi tradisi” Lasan Megat Yeh “, diikuti oleh gamelan tari Gamelan Bali, seperti Payahma, Teruna Jaya dan tarian lain dari ciptaan,” Lasasmawan Jelala.

Dia berkata, muncul di acara PKB, Tuna MeKar Group juga membawa beberapa hasil gamelan dan pekerjaan anak-anak mereka, menggabungkan beberapa slot musik atau memanggil “Genentas” tanpa meninggalkan Pakem-Pakem Bali. “Komposisi 80 persen terhadap tradisi, dan sisa kreasi modern,” tambah Lasmawan yang dijelaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *