KEBIASAAN DAN BUDAYA YANG BIASA DILAKUKAN DI PERANCIS

Perancis adalah salah satu negara di Eropa yang sering menjadi destinasi para wisatawan yang ingin berlibur. Keindahan sudut kotanya membuat daya tarik tersendiri ditambah lagi Ibukotanya yang memiliki trend mode fashion di dunia. Gak heran banyak orang yang datang kesini hanya untuk berbelanja.

Terlepas dari itu semua, setiap negara pasti memiliki budaya atau kebiasaan yang dilakukan setiap harinya, termasuk di Perancis. Mulai dari makanannya, desain bangunan, cara berpakaian dan masih banyak hal lainnya. Untuk itu kita bahas yuk apa saja yang menjadi kebiasaan orang-orang Perancis.

Berbeda dengan Indonesia yang dimana orang-orangnya harus makan nasi dan ada juga istilah ‘belum makan kalau bukan nasi’. Kebiasaan ini sangat berbeda dengan Perancis, dimana mereka lebih cenderung untuk mengonsumsi roti. Sebagian besar atau hampir semua masyarakat disana suka dengan roti baguette. Gak heran jika kamu datang ke resto atau café, pasti selalu ada hidangan ini. Roti ini memang termasuk budaya dari Perancis dan bukanlah hal yang aneh lagi.

Restoran di Perancis pun cenderung akan menyajikan makanan dengan porsi yang lebih sedikit. Bisa dilihat juga dari orang-orang Prancis memiliki badan yang sangat proporsional, itu karena mereka gak terlalu banyak makan. Saat makan pun, mereka hanya menggunakan pisau dan garpu, sangat jarang meliat warga Prancis makan menggunakan sendok karena bagi mereka, sendok dipakai hanya untuk makanan yang berkuah seperti sop.

Sama seperti di Indonesia juga, dimana kopi sudah menjadi kebiasaan yang harus dilakukan. Perancis pun begitu, dimana orang-orang selalu minum dua kali sehari yaitu sebelum beraktivitas dan setelah beraktivitas. Gak heran, disana banyak sekali jenis coffee shop atau café di pinggir jalan yang menyediakan kopi.

Di Perancis juga ada istilah Little Gourmands, dimana hanya anak-anak yang beruntunglah yang bisa mencicipi hindangan orang dewasa seperti burger, hotdog dan makanan fast food lainnya. Sangat berbeda bukan dengan negara lain yang membebaskan makanan untuk anak-anak? Ini bertujuan agar anak-anak tersebut bisa mengapresiasi makanan dan bisa mengenal lebih banyak rasa.

Kalau tadi sudah bahas tentang makanan, sekarang kita bahas bagaimana perilaku orang-orang Perancis. Orang Prancis sangat to the point dan cenderung menjadi orang yang dingin. Karena mereka gak suka basa-basi, bahkan seseorang yang bersikap ramah dengan orang-orang disana akan dianggap sebagai orang kurang menyenangkan. Apalagi jika strangers yang tak bisa mengomong bahasa Prancis sama sekali akan dianggap kurang sopan. Jadi jika ingin dihargai oleh penduduk sana, setidaknya kita mengerti beberapa kata seperti saat mengucapkan terimakasih, maaf, dan tolong.

Menyentuh seseorang pun merupakan hal yang sangat tidak sopan apalagi dengan orang yang tidak di kenal. Namun solidaritas yang dijunjung sangat tinggi dalam membantu orang lain misalnya yang sedang kesusahan. Orang-orang di Prancis pun masih menganut cipika-cipiki seperti di Indonesia. Hal ini sebagai tanda salam saat bertemu dengan orang lain dan bisa dilakukan oleh siapapun, hanya saja hal ini tak bisa dilakukan di dalam kereta karena termasuk hal yang illegal.

Di Prancis juga, sudah menjadi kebiasaan saat kita berbelanja ke minimarket atau supermarket, kita diharuskan untuk memasukan belanjaan sendiri. Kalian pun gak boleh kaget, karena bagi mereka kitalah yang beli makanya kita harus membungkusnya sendiri. Hal ini bertujuan jika ada suatu barang yang pecah atau tumpah, itu menjadi kesalahan pembeli dan bukan kesalahan dari kasir.

Jadi begitulah budaya dan kebiasaan Prancis yang mungkin sedikit jauh dengan Indonesia. Sebelum kesana, jangan lupa belajar dulu tentang budayanya ya agar gak kaget.

SEBELUM BERLIBUR KE KOREA, ADA BAIKNYA KAMU MEMAHAMI BUDAYA MEREKA TERLEBIH DAHULU

Industri hiburan dunia sudah memasuki ke Indonesia dari jaman dahulu. Semakin banyaknya industry yang masuk, membuat kita jadi mengenal bagaimana budaya mereka. Korea Selatan sendiri memiliki industry hiburan yang baik, bahkan banyak orang Indonesia yang mengagung-agungkan negara Korea

Selain itu Korea juga menjadi salah satu trend setter orang-orang Indonesia dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari. Makanya banyak orang Indonesia yang ingin sekali bisa berlibur ke Korea untuk mengetahui bagaimana kehidupan asli disana. Tapi tunggu dulu guys, sebelum kalian memutuskan untuk kesana, sepertinya kalian harus belajar dulu deh bagaimana budaya-budaya mereka mulai dari cari berpakaian, komunikasi dan juga kalian harus tau bagaimana karakter orang-orang Korea agar kalian gak kaget.

Tanpa berlama-lama lagi, langsung aja yuk simak dulu!

Kita mulai dari bahasa Korea. Bahasa Korea ini memiliki susunan dan struktur kata yang mirip dengan bahasa Jepang. Bahasa yang digunakan di Korea pun tentunya hampir sama dengan Indonesia dimana ada bahasa formal dan informal. Lalu ada beberapa bahasa yang dibedakan bila kita berkomunikasi dengan orang yang lebih tua atau orang yang terhormat.

Selanjutnya di Korea pun terdapat tradisi saat salam atau menyapa. Budaya yang sering dan wajib diterapkan saat memberi salam yaitu dengan cara membungkukan badan. Dari yang tua hingga yang muda, semua melakukan tradisi ini. Pada bagian menyapa, biasanya para lelaki sering kali menjabat tangan dengan tangan kiri menopang tangan kanan sembari membungkukan badan. Hal ini sih udah gak heran ya guys karena pasti kalian udah liat di drakor kan?

Untuk cara berkomunikasi pun mereka memiliki keunikan tersendiri. Dimana seseorang yang mengatakan ‘tidak’ dalam suatu percakapan dianggap memiliki etika yang buruk. Terus harus jawab apa selain itu? kita bisa menggunakan bahasa lain atau cara menolak dengan yang lebih halus. Karena sopan santun sangat diutamakan disana.

Ohiya bagi kamu yang berlibur ke Korea, bila kamu mau bertanya sesuatu atau meminta bantuan ke orang lain jangan sampai kamu menyentuh orang yang tak dikenal ya. Mau itu di bagian punggung atau tangan, jangan sampai itu terjadi. Bagi kalian yang kontak mata secara langsung dengan lama juga itu merupakan hal yang gak sopan dan bisa membuatnya risih.

Di Korea juga terdapat etika dalam memberi hadiah. Siapa sih yang gak seneng kalau di kasih hadiah? Nah jika seseorang diberi hadiah oleh orang lain, harus diterima dengan dua tangan dan membungkukan badan sebagai tanda ucapan terimakasih. Lalu hadiah tersebut jangan langsung dibuka sebelum orangnya pergi. Nah kamu pun harus bisa membalasnya dengan nilai yang serupa dan jangan lupa untuk di bungkus dengan packaging yang menarik.

Adat bertamu di Korea juga harus sangat diperhatikan dimana jika kamu diundang untuk bertamu jangan sampai terlambat, karena orang yang tepat waktu akan sangat di hormati. Biasanya jika bertamu ke orang lain akan selalu disuguhi makanan dan minum (menjadi pertanda bahwa kamu merupakan tamu kehormatan). Dan ada beberapa hal yang gak boleh dilakukan yaitu menuangkan minum sendiri. Karena tuan rumahlah yang akan menuangkan itu dihadapan kamu. Apalagi jika kita orang asing, harus benar-benar menjaga sopan santun dan ikuti tradisi mereka.

Nah jadi itu dia budaya atau tradisi dasar yang harus kamu ingat dan pelajari bila ingin berlibur ke Korea. Walaupun ini masih dasar, tapi setidaknya kamu bsia menghargai budaya mereka, jadi jangan sampai gak dilakukan ya guys!

ADAT BUDAYA PERNIKAHAN DAN SETELAH DI INDIA

Masih membahas soal India, negara yang satu ini hampir mirip dengan Indonesia, dimana sangat banyak budaya adat dan kebiasaan yang selalu dilakukan apalagi ketika menjelang pernikahan dan setelah menikah. Bahkan budaya ini akan terus ada hingga kedua pengantin itu memiliki buah hati. Kali ini kita akan bahas tentang budaya yang dilakukan saat pernikahan, artikel ini lanjutan dari artikel sebelumnya ya guys jadi make sure kalian baca dulu artikel sebelum ini.

Artikel terakhir kemarin kita membahas tentang upacara madhuparka, setelah itu biasanya ada budaya yang bernama Kanya Daan. Budaya yang satu ini juga merupakan salah satu upacara yang biasanya ada pada pernikahan. Kanya Daan mengartikan sebagai pelepasan pengantin perempuan dari orang tuanya dan mempercayakan semua kewajiban dan tanggung jawab kepada suaminya kelak. Acara ini biasanya digelar secara sacral dengan membacakan ayat pernikahan lewat baha sansekerta. Setelah acara selesai artinya sang suami sudah bisa menerima sebagai istrinya dan orang tua sudah merelakannya.

Selanjutnya ada Vivah Homa yang merupakan upacara suci. Gak semua agama menyelenggarakan upacara selain yang beragama Veda. Di upacara ini juga diadakan pembakaran herbal juga penyertaan dalam pembacaan ayat-ayat. Lalu acara Achaman dan Angasparsha pun dilakukan kembali dengan menyertakaa pengantin wanita.

Setelah acara tersebut selesai, dilanjut lagi dengan budaya yang disebut dengan Pani-Grahanam. Acara ini merupakan penerimaan pengantin wanita sebagai istri sahnya dengan simbol mengangkat tangan kanannya. Mereka pun membuat janji antara pasangan suami istri serta doa-doa untuk kelangsungan hubungan mereka agar sampai maut memisahkan.

Tak lupa juga mereka melakukan Pratigna Karanam yang merupakan sumpah setia dalam hubungan dengan simbol pengantin wanita dan pria pun harus berjalan di sekitar api. Lalu dilanjut dengan acara Shilarohanam yaitu simbol untuk kesetiaan dan serta kekuatan dalam menjalani rumah tangga. Karena sebuah pernikahan itu selalu ada up and downnya, senang dan susah, sakit dan sehat, maka dari itu mereka harus bisa menghadapi berbagai masalah secara bersama-sama dan tidak menyerah dalam menyelesaikan masalah tersebut. Budaya ini mengharuskan pengantin wanita melangkah ke batu dibantu dengan sang ibu. Dan yang terakhir ada upacara Laja Homa yang bersimbol sebagai doa sang istri untuk kebahagiaan, umur dan rejeki bagi sang suami.

Setelah menikah, pasti akan selalu moment pasangan pengantin baru memiliki buah hati. Di India pun tetap ada budaya-budaya yang harus dilakukan selama perawatan bayi. Yang pertama kali dilakukan yaitu Menyapu Madu  yang merupakan perawatan untuk bayi yang baru lahir. Menyapu madu merupakan proses pengolesan madu yang dicampur dengan minyak savvenai (campuran dari mambu, minyak bijan) kepada lidah bayi. Hal ini akan membuat lidah baik lebih kembuh dan juga sebagai doa agar bayi bisa cepat berbicara.

Lalu ada upcara Aalati yang merupakan proses tradisi pada bayi sebelum masuk ke rumah sebagai doa agar terhindar dari musibah. Pada upacara ini harus memutarkan kunyi, kapur sirih, arang, sebanyak 3 kali. Selanjutnya ada ritual ketika mandi, dimana bayi harus dimandikan menjelang petang dengan orang yang sudah berpengalaman dengan memakai air suam dan ramuan herbal. Dan terakhirnya harus melakukan pengasapan pada bayi, tujuannya agar bayi terhindar dari ruam dan proses ini menggunakan tepung beras. Sebenarnya setelah itu masih ada proses mendodoi dan melempar bayi. Acara ini biasanya dilakukan sebagai nasehat agar nantinya anak tersebut manjadi orang yang berguna dan juga mendapatkan keberuntungan.

Tarian Budaya Sulawesi Utara

Tarian Budaya Sulawesi Utara

Sulawesi utara dikenal sebagai salah satu daerah di Sulawesi Utara yang memiliki banyak sekali ragam budaya. Seperti tarian yang menjadi salah satu citra dari daerah tersebut yang sudah dikenal hingga taraf Internasional. Ini dikarenakan memang, Sulawesi utara memiliki setidaknya 18 jenis tarian budaya yang sudah berkembang hingga pada saat ini.

Ini merupakan salah satu faktor datangnya turis hingga orang diluar daerah tersebut datang dan menjadikan Sulawesi Utara menjadi salah satu objek pariwisata terkemuka. Banyaknya tarian daerah yang ada di Sulawesi Utara ini membuat pemerintah setempat melakukan banyak sekali gerakan dalam menangani budaya ini agar tetap terjaga dan tidak punah. Salah satunya adalah memperkenalkan pada acara seni terbesar di dunia serta melalui Dinas Pariwisata yang bertugas untuk mempromosikan tarian khas budaya Sulawesi Utara tersebut di mata dunia.

Tarian Budaya Sulawesi Utara

Jenis Tarian Budaya Sulawesi Utara

Kami telah merangkum beberapa jenis tarian khas Sulawesi Utara yang sudah kami dapatkan dari beberapa orang yang memang bergerak di bidang seni budaya Sulawesi Utara tersebut. Dan tidak lain adalah : Tari Maengket, Tari Kabasaran, Tari Lenso, Tari Gunde, Tari Mesalai. Tentunya beberapa jenis tarian tersebut sudah masuk dalam daftar hiburan seni budaya yang dilangsungkan di Jerman pada tahun 2018 silam. Kelima tarian tersebut memasuki 3 besar dan Tarian Kabasaran juga Tari Maengket ini menjuarai kompetisi budaya dengan menduduki peringkat 1.

Ini juga yang menjadikan Sulawesi Utara dikenal oleh banyak orang dikarenakan budaya tarian yang mereka kenalkan pada dunia melalui salah satu seni budaya tersebut. Melalui budaya tarian ini juga masyarakat Sulawesi Utara sangat antusias untuk belajar tarian budaya tersebut dengan mengembangkan nya dengan tujuan agar budaya tersebut tidak ditinggal jaman.

Hal hal dalam budaya yang diterapkan pada suatu negara dari Indonesia ini harus tetap dijaga kelestarian nya agar masih bisa diperlihatkan kepada anak cucu kita. Karena hal tersebut juga, kita dapat memberitakan hal ini kepada warga asing dan juga turis sebagai salah satu warisan dari Indonesia yakni dari daerah Sulawesi Utara tersebut.

Hal ini juga yang dilakukan salah satu pemerintah kota Manado yang ada di Sulawesi Utara. Beliau yang juga memiliki sebuah situs judi slot online terpercaya dan sangat memperhatikan budaya tari tersebut. Dan juga, Ia memberikan kesempatan bagi orang yang ingin bergabung dalam tari daerah tersebut.

BUDAYA-BUDAYA YANG DITERAPKAN DI INDIA

Jika ngomongin tentang budaya suatu negara memang tak pernah ada habisnya. Seperti yang akan di bahas kali ini, India memiliki berbagai macam budaya mulai dari musiknya, tarian, ritual dan upacara yang sering di selenggarakan.

Sama halnya seperti Indonesia, musik di India pun terdiri dari berbagai macam jenisnya seperti musiktradisional,daerah, filmi dan rakyat india. Untuk musik tradional pun dibedakan mnejadi musik Hindustani dari India Utara dan Karnata dari selatan. Sedangkan untuk musik filmi dan rakyat India menyerupai musik pop biasa.

Untuk tarian di India pun samaa terdiri dari tari tradisional yang lebih sering di sebut klasik dan tari rakyat. Untuk tari klasik di India sendiri ada Bharatanatyam, kathkali, odissi, sattriya, kuchipudi, kathak, mohiniyattam, dan Manipuri. Dari semua tarian klasik itu, hampir seluruhnya dipengaruhi dari mitos-mitos Hindu. Sedangkan untuk tari rakyat terdiri dari Bhangra,Biru, chhau, Sambalpuri dan Ghoomar.

India pun memiliki industry perfilman sendiri yang tak kalah bersaing dengan Hollywood. Film-film yang di produksi oleh India ini dinamakan Bollywood yang berpusat di Mumbai. Bollywood pun ini menjadi industry yang sangat maju dan bahasa yang digunakan pun bermacam-macam seperti Tamil, Telugu, dan Marathi.

Selain itu adat budaya di India masih dibilang cukup kental dalam melangsungkan beberapa ritual yang dilakukan sebelum pernikahan. Untuk yang beragama Hindu, biasanya mereka akan mengadakan upacara Shagun dimana pihak keluarga dari calon pengantin pria mendatangi ke tempat calon pengantin wanita. Kedatangan mereka pun sama seperti di Indonesia yaitu membawa sepatu, pakaian, beras, perhiasan dan perlengkapan wanita lainnya. Dalam upacara ini juga, kedua belah pihak akan membicarakan tentang tanggal pernikahan nanti.

Lalu ada Upacara Mangni, dimana upacara ini dilaksanakan setelah Upacara Shagun dan dilakukan di tempat pihak wanita. Di dalam tradisi upacara ini hampir sama dengan di Indonesia juga yaitu proses untuk tukar cincin sebagai tanda pengikat satu sama lain. setelah itu ada Upacara Mehndi, dimana proses menghias tangan dan kaki calon pengantin wanita. Untuk pelaksanaannya pun dilakukan di rumah wanita dan ditemani sahabat dan para sepupu.

Ketika seluruh upacara sudah dilakukan, menjelang hari H, ada pesta tari yang dilaksanakan di rumah masing-masing calon pengantin. Dalam pesta biasanya orang tua akan memberikan doa yang terbaik bagi anaknya. Proses ini biasanya banyak tangisan karena memang sangat haru namun selalu diakhiri dengan keceriaan. Ohiya calon pengantin tak boleh saling bertemu untuk beberapa hari sampai hari H dilaksanakan pernikahan.

Saat pernikahan di mulai pun, tradisi yang dilakukan tak beda jauh dengan Indonesai dimana mempelai pria datang yang diiringi dengan musik dan tarian. Kemudian mempelai wanita pun menyambutnya di bagian pintu masuk. Ibu dari pihak wanita akan memberikan beras dan bubuk Kumkum sebagai tanda keberuntungan. Lalu mereka pun diantar untuk duduk bersebelahan untuk proses selanjutnya.

Pada budaya hindu juga dilakukan acara lain yaitu Achamana dan Angasparsha. Perayaan achamana mengharuskan menghidur air, sedangkan angasparsha harus menyentuh lawan jenis dengan tangan kanan memakai jari tengah yang sudah dibasahi terlebih dahulu. Perayaan ini kerap kali dilakukan untuk diberikan kekuatan satu sama lain.

Selanjutnya ada upacara Madhuparka, yaitu untuk penyambutan para tamu undangan sebagai simbol rasa bahagia dan mendoakan pengantin dalam mengarungi hidup yang baru. Upacara Madhuparka biasanya di lakukan oleh keluarga mempelai wanita. Itulah serangkaian upacara adat yang selalu di lakukan oleh masyarakat India dan sudah jadi budaya yang selalu di turunkan pada generasi bawahnya.